Langsung ke konten utama

Postingan

Black Panther

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Ryan Coogler
Pemain: Chadwick Boseman, Forest Whitaker, Lupita Nyong'o, Martin Freeman, Michael B. Jordan
Genre: Action Sci-Fi

CERITA:  Raja baru dari Wakanda, negara dengan teknologi tinggi tapi terisolasi dari dunia luar dalam semesta raya Marvel Comics, berjuang langgengin trah kekuasaan. Konflik demi konflik dilalui T'Challa sang raja sampe akhir film. Tipikal banget dengan film Marvel Superheroes, ada sedikit humor, bumbu romansa, drama dendam masa lalu, sama ancaman tingkat dunia. Lagi, ujung-ujungnya ditutup dengan perang kolosal, superhero nya sudah pasti menang. Mirip dengan cerita film Thor, bedanya kerajaan Wakanda di bumi, tepatnya di benua Afrika. Mirip juga tokoh jagoannya dengan James Bond, ada laboratorium sama penelitinya yang kenalin senjata-senjata si Black Panther. Ceritanya mengalir, bikin yang nonton mantengin terus dari awal sampe abis. Terutama dunia futuristik teknologi tingginya yang menarik. Drama konfliknya cukup menyentuh…
Postingan terbaru

Akar Masalah

Pada masa awal karirnya membangun bisnis McDonald’s, Ray Kroc sangat kesulitan. Walau brand perlahan sudah mulai dikenal luas masyarakat Amerika, antrean pengunjungnya selalu ramai di setiap gerai, service relatif tidak bermasalah, dan jumlah franchisee terus bertambah, namun tak dapat dipungkiri profitabilitas kecil sekali bahkan hampir mendekati kebangkrutan. Tidak ada cadangan uang tunai, margin keuntungan hanya 1,4% dari setiap burger yang terjual seharga 15 sen, dan beban operasional terus meningkat tinggi. Upaya apapun yang dilakukan untuk memperbaiki menemui jalan buntu, karena Ray Kroc terikat kontrak partnership eksklusif dengan Dick bersaudara, duo pemilik gerai McDonald’s perdana di San Bernardino, California. Bahkan untuk sekedar mengganti milkshake berbahan susu asli dengan milkshake bubuk yang rasanya mirip-mirip saja dengan ongkos yang jauh lebih murah izin tak juga didapatnya dari Dick bersaudara. Setiap perubahan dalam hal operasional gerai, sekecil apapun, harus dis…

Bunda: Kisah Cinta Dua Kodi

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Ali Eunoia & Bobby Prasetyo
Pemain: Acha Septriasa, Ario Bayu, Wulan Guritno
Genre: Drama

CERITA:  Seorang ibu yang mengambil alih peran suaminya jadi tulang punggung keluarga. Melalui entrepreneurship, jadi seorang businesswoman. Mungkin film ini terinspirasi dari film The Intern (2015) karena ceritanya rada-rada mirip, seorang sosialita bisnis di bidang fashion juga, dengan konflik peran suami dan istri, plus bumbu drama orang ketiga. Tapi aseli, film ini ngebosenin. Pake banget. Hehehe... Cerita sukses bisnisnya kurang detail, kurang dieksplor, konfliknya juga, belum lagi dialog antar pemain. Kadang bilang aku, kadang bilang saya. Rasanya gak ada deh suami istri bilang saya-kamu. Gw elo iya. Aku kamu oke. Kalo saya, anda kali yang pas. Itu juga di kantor kan bukan di rumah. Ceritanya gak ngalir, terkesan buru-buru. Penonton belum paham, eh udah ganti topik lagi. Jadi nonton film ini terasa lamaaa... Huahhh... #dahsyatbikinngantuknya. Scene fashion sho…

Susah Sinyal

Tahun produksi: 2017
Sutradara: Ernest Prakasa
Pemain: Ardinia Wirasti, Asri Welas, Ernest Prakasa
Genre: Komedi

CERITA:  Terus terang mengada-ada banget ya. Entah karena komedi atau apa, kurang realistis lah. Masa iya ada anak gak harmonis hubungan bertahun-tahun dengan orang tuanya, tapi tetap tinggal serumah seolah gak ada masalah. Ya kalo setahun dua tahun. Lah ini bertahun-tahun. Non sense. Hehehe.. Dan tetiba, anak kabur dari rumah berlibur ke Flores seorang diri. Sampe akhirnya harmonis lagi dengan sang ibu di akhir cerita. Itu pun maksa akurnya, diem bertahun-tahun tentang perceraiannya eh cuma butuh gak sampe 5 menit untuk jujur dan that's it. End of the story. Filmnya gak bikin ngantuk sih, kadang bikin ketawa, cuma beberapa adegan terkesan lebay juga. Reporter gosip, tamu hotel, dll. Jadi kita bingung ini lebih ke komedinya apa dramanya yang mau diangkat. Satu lagi.. Sewaktu nonton serasa lagi nonton film Blended (2014) karena ada beberapa yang mirip inti adegannya.
MOMEN TER…

Zaman Now

Hari-hari ini kerap terdengar bahwa kita tengah memasuki Era Disruptif, VUCA, The Fourth Wave, The Internet of Things, era dimana perubahan cepat sekali terjadi hampir di semua sendi kehidupan. Adalah fakta bahwa saat tulisan ini dibuat, China yang notabene sebuah negara komunis sudah mengambil alih posisi Jepang sebagai negara kedua dengan tingkat ekonomi terbesar di dunia setelah Amerika Serikat. Di saat bersamaan, China bahkan merupakan negara eksportir terbesar yang menyuplai kebutuhan hampir seperlima populasi dunia. Sebanyak 70% transaksi pembayaran di negara ini dilakukan secara online khususnya di kota-kota besar. The Rise of Asia, demikian para pengamat menyebutnya, dimana pengaruh barat mulai menurun secara signifikan dalam kancah perekonomian global.

Kita juga menyaksikan terjadinya gelombang perubahan politik yang sangat masif di berbagai negara, dari rezim-rezim otoriter menuju demokrasi. Bermula dari Tunisia, yang terkenal dengan sebutan Arab Spring, merambah ke berbaga…