Langsung ke konten utama

Ultimate Wisdom


No amount of money will ever make us wealthy. Wealth is primarily a matter of psychology. It is first and foremost a mindset that gets us to where we want to be without being distracted by fear, obstacles, or any of life’s challenges. Anthony Robbins, The World No 1 Success Coach, explains. He furthermore defines that the secret to wealth is gratitude.

Most people in our culture have come to associate wealth only with money, but being truly wealthy means living in total abundance. Being truly wealthy includes all of life’s intangible gifts—loving relationships, living from a place of joy, spending quality time with loved ones, freedom to do the things that matter to us must, feeling like we’re really living our life’s mission—as well as material wealth. No matter how much money we have, it’s never going to be enough if we don’t really master the parts within ourself that keep us from realizing we are already wealthy, with many reasons to be grateful.

It is this resource of gratitude that will inevitably help us attain the level of financial success we dream of, and keep it. This kind of emotional and psychological strength will carry us through those times when the mechanics or strategy execution of creating financial success are dull, frustrating, or tedious. If we can develop a psychology of resiliency within ourself, we give ourself many more opportunities to be successful. We are larger than anything that can happen to us, including any financial challenge we may face.

The richer we think and feel, the more abundance we attract. And when we’re operating from that place of gratitude, it creates a different experience. The more successful, wealthy, and happy we become, the more momentum we gain. Other people become attracted to us and add to that wealth with more deals, more opportunities, and more experiences that lead down the path to financial success. Wealth truly does start in the mind and heart. Once we’ve locked that truth into our psychology, the financial success that’s only a dream now can become our reality.

“Eighty percent of success in any endeavor is psychology and the rest is justmechanics” ~Anthony Robbins~

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Black Panther

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Ryan Coogler
Pemain: Chadwick Boseman, Forest Whitaker, Lupita Nyong'o, Martin Freeman, Michael B. Jordan
Genre: Action Sci-Fi

CERITA:  Raja baru dari Wakanda, negara dengan teknologi tinggi tapi terisolasi dari dunia luar dalam semesta raya Marvel Comics, berjuang langgengin trah kekuasaan. Konflik demi konflik dilalui T'Challa sang raja sampe akhir film. Tipikal banget dengan film Marvel Superheroes, ada sedikit humor, bumbu romansa, drama dendam masa lalu, sama ancaman tingkat dunia. Lagi, ujung-ujungnya ditutup dengan perang kolosal, superhero nya sudah pasti menang. Mirip dengan cerita film Thor, bedanya kerajaan Wakanda di bumi, tepatnya di benua Afrika. Mirip juga tokoh jagoannya dengan James Bond, ada laboratorium sama penelitinya yang kenalin senjata-senjata si Black Panther. Ceritanya mengalir, bikin yang nonton mantengin terus dari awal sampe abis. Terutama dunia futuristik teknologi tingginya yang menarik. Drama konfliknya cukup menyentuh…

Fondasi Perubahan

Manakah yang lebih penting untuk dibangun dan dikembangkan guna kesuksesan perusahaan dan organisasi: people, leadership, competency, the driver factors, ataukah system, management, technology, the enabler factors?
Orang yang tidak tepat, pejabat lama yang tidak kompeten, langsung bisa diganti dengan pejabat baru. Tetapi bila sistem manajemennya tetap tiada berubah, dapat dipastikan tidak akan ada kejutan kinerja istimewa apapun dari pejabat baru tersebut. Lambat laun, seiring waktu, si pejabat ini juga akan digantikan lagi dengan orang yang baru. Insinyur terbaik di dunia sekalipun tidak akan berdaya bila masuk ke dalam organisasi yang lembam dan menutup diri dengan perubahan. 
Begitu pula, sistem yang lawas dan sudah tertinggal jauh, langsung bisa diganti dengan yang paling updated. Tetapi bila karyawan belum siap dan terbiasa menggunakannya akan percuma belaka. Betapa banyak kebijakan, prosedur, Undang-Undang, sistem aplikasi, rencana strategis, bahkan slogan dan iklan sosialisasi…

Avengers: Infinity War

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo
Pemain: Benedict Cumberbatch, Chris Evans, Chris Hemsworth, Robert Downey Jr., Scarlett Johansson, Zoe Saldana
Genre: Action Sci-Fi

CERITA: 
Captain America, Black Panther, Doctor Strange, Hulk, Iron Man, Spiderman, Thor, dll. tergabung dalam Avengers, regu super hero penyelamat bumi, bersatu untuk ngalahin Thanos, musuh terkuatnya sampe saat ini, dalam semesta raya Marvel Comics. Bukan sekedar tokoh jahat yang harus dilawan bareng, Thanos juga punya nilai idealismenya sendiri. Ada humor, romansa, ancaman-kali ini-tingkat semesta, ditutup dengan perang kolosal. Ya 100% persislah dengan film Marvel Superheroes yang lain. Ceritanya ngebosenin, karena banyak banget pemainnya, sementara porsi tampil harus diatur dalam durasi 2,5 jam. Jadi sepanjang film adegannya cuma tempur dan tempur, ledakan dan ledakan. Rada tanggung juga karena ternyata film ini bagian pertama dari 2 film, jadi bersambung. Rilis lanjutannya tahun depan... Capek deh