Langsung ke konten utama

Wedding Fundamentals

You’re already married now, with two sources of income and a shared responsibilityAlthough not a romantic, but financial management of your family is the top priority to deal with. So that both of you will enjoy life together and are able to set a plan for comfortable retirement. The hints to do are very simple i.e. only by answering these top three questions:

1. What do both of you want?
Buying a house, purchasing vehicles, going back to school, travelling, or raising children with all their needs are kinds of financial goal in the future. You must identify them properly together in details and make agreement on it. Especially in the term of time to fulfill all these needs and off course the amount of money that needed. No harm also to include on it some counts of inflation and some anticipations of unexpected things considering it’s something in the future. If you’re already done to formulate these financial goals together, then the next hint is to make a budget plan by answering the second question.

2. What do both of you have?
Map your latest financial situation jointly on all of the owned financial assets, source of incomes, and also source of expenses. List all kinds of monthly fixed expense to cost your life together like for food, electricity, telephone, mortgage/rent, car payments, etc. List also all of debts owned; its amount, its payment terms, and the possibility of renegotiation with it. What you need is a financial budget plan so that you will be able to minimize costs and maximize revenue or debt for savings. If you already have a budget plan together, then the next is to make an action plan by answering the third question.

3. What will both of you do?
Finally, after review of all your financial goals and budget, the last hints to do is to design a financial blueprint. What to do now is the most important than the two hints before. What form of savings you would choose, what kind of protection and investment programs you would engage, and what another source of income that both of you will generate to meet all the financial goals which already formulated.

All of these stuffs will then together form a basic solid foundation to maintain your marriage ever. Its because communication is key to a longlife relationship. With your budget in place and your goals for your future, you’re both ready for a successful and financially responsible life. Financial management of your family is an easy simple thing. It’s once more about what you will do with what you have to get what you want. Be successful!

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Black Panther

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Ryan Coogler
Pemain: Chadwick Boseman, Forest Whitaker, Lupita Nyong'o, Martin Freeman, Michael B. Jordan
Genre: Action Sci-Fi

CERITA:  Raja baru dari Wakanda, negara dengan teknologi tinggi tapi terisolasi dari dunia luar dalam semesta raya Marvel Comics, berjuang langgengin trah kekuasaan. Konflik demi konflik dilalui T'Challa sang raja sampe akhir film. Tipikal banget dengan film Marvel Superheroes, ada sedikit humor, bumbu romansa, drama dendam masa lalu, sama ancaman tingkat dunia. Lagi, ujung-ujungnya ditutup dengan perang kolosal, superhero nya sudah pasti menang. Mirip dengan cerita film Thor, bedanya kerajaan Wakanda di bumi, tepatnya di benua Afrika. Mirip juga tokoh jagoannya dengan James Bond, ada laboratorium sama penelitinya yang kenalin senjata-senjata si Black Panther. Ceritanya mengalir, bikin yang nonton mantengin terus dari awal sampe abis. Terutama dunia futuristik teknologi tingginya yang menarik. Drama konfliknya cukup menyentuh…

Nikmat Tertinggi

Imaduddin Abdurrahim, Bang Imad, pernah menceritakan 3 tingkatan nikmat manusia yaitu nikmat hidup, nikmat kemerdekaan, dan nikmat hidayah.
Yang paling rendah adalah nikmat hidup. Bisa makan dan minum, sehat wal afiat, ganteng cantik rupawan, pasangan mesra serasi, bisnis pekerjaan sukses berhasil, tabungan melimpah, dsb itu nikmat yang paling rendah tingkatannya. Semuanya gratis. Semuanya mendapatkan. Semuanya tersedia di alam raya ini. Asal berupaya berusaha, hitungan matematisnya dipastikan mudah terwujud. Namun bila ada orang yang menodongkan pistol ke kepala kita, masuklah kita terdesak, terancam, disuruh pilih hidup atau mati, maka nikmat hidup pun kalah, turun derajatnya jauh sekali, sebatas peluru yang siap ditembakkan.
Kemudian bila kita memilih untuk hidup, namun tetap dengan ancaman di bawah todongan pistol, disuruh pilih hidup sebagai budak atau mati sebagai insan merdeka, maka kehidupan, sebagai budak di dunia ini, 24 jam dalam sehari, bisa diperintah apa saja, menolak bera…

Berkelas Dunia

Ada perbedaan mendasar antara perusahaan Global dengan perusahaan World Class. Perusahaan global berarti ada kegiatan operasi bisnis yang terjadi secara global, lintas negara, multi-national corporations, tidak memandang skala usaha. Asalkan sudah membuka kantor perwakilan di berbagai negara, perusahaan globallah ia. Sedang perusahaan kelas dunia berarti ada skala ekonomi bisnis tingkat dunia, kapitalisasi pasar yang sangat besar, dimana kebijakan strategis yang diambil perusahaan dapat mengubah lanskap industri dan kehidupan masyarakat dunia. Singkatnya, walau tak memiliki kantor perwakilan di berbagai negara namun pengaruhnya terasa ke seluruh dunia. 
Menurut Profesor Bartlett dari Harvard Business School, istilah perusahaan global itu sendiri sudah cukup usang, karena siapapun kini bisa berinteraksi secara global melayani pelanggan dari berbagai negara, kapanpun, dimanapun. Yang kemudian membedakannya dengan perusahaan kelas dunia adalah skala ekonomi bisnisnya. Apakah sebesar per…