Langsung ke konten utama

You Inc.

Alike corporations, our financial strength also can be basically classified into four stages of growth: start-up, grown-up, matured, & shaked-out. No matter how much income and financial assets that we have today, how long we could afford the lifestyle we want without having to work again and without losing our quality time, would ultimately determine where we are on the financial growth stage.

1. Start-Up
At this stage we are running out of time to work, because without working we do not have enough money to fund the lifestyle we want. Savings is also possessed very little which only equivalent to a few months of salary. At this stage a person is called to be less money, less time. They continue to work for sufficient savings and financial assets.

2. Grown-Up
Once financial assets and savings are enough, somebody still has to work and the quality time he has become slightly increased due to the desired lifestyle which can be funded better. At this stage someone is called to be more money, less time. It’s because when the unexpected happens suddenly, they will not be able to survive and could return to previous stage.

3. Matured
With hard works, finally someone has productive financial assets, abundant and stable income, good financial protection programs, as well as some long-term investments that continue to grow. The unexpected in the future even would not be a problem, which means a lot of quality time available. Those are in this stage called to be more money,more time since they are all matured financially.

4. Shaked-Out
When unexpected financial crisis occurs and we are not able to handle it until got bankrupt, is the stage where the assets, savings, protections, and investments that we have become totally worthless. At this stage a person is called to be less money, more time because actually has a very sufficient quality time to regain what he ever got before.

By understanding these four stages of financial growth then we will be able to determinethe appropriate steps in terms of asset ownership, savings, protection programs, and investments in order to be able to enjoy the lifestyle we want without any fear of the unexpected things could happen in the future.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Avengers: Infinity War

Tahun produksi: 2018
Sutradara: Anthony Russo, Joe Russo
Pemain: Benedict Cumberbatch, Chris Evans, Chris Hemsworth, Robert Downey Jr., Scarlett Johansson, Zoe Saldana
Genre: Action Sci-Fi

CERITA: 
Captain America, Black Panther, Doctor Strange, Hulk, Iron Man, Spiderman, Thor, dll. tergabung dalam Avengers, regu super hero penyelamat bumi, bersatu untuk ngalahin Thanos, musuh terkuatnya sampe saat ini, dalam semesta raya Marvel Comics. Bukan sekedar tokoh jahat yang harus dilawan bareng, Thanos juga punya nilai idealismenya sendiri. Ada humor, romansa, ancaman-kali ini-tingkat semesta, ditutup dengan perang kolosal. Ya 100% persislah dengan film Marvel Superheroes yang lain. Ceritanya ngebosenin, karena banyak banget pemainnya, sementara porsi tampil harus diatur dalam durasi 2,5 jam. Jadi sepanjang film adegannya cuma tempur dan tempur, ledakan dan ledakan. Rada tanggung juga karena ternyata film ini bagian pertama dari 2 film, jadi bersambung. Rilis lanjutannya tahun depan... Capek deh 

Fondasi Perubahan

Manakah yang lebih penting untuk dibangun dan dikembangkan guna kesuksesan perusahaan dan organisasi: people, leadership, competency, the driver factors, ataukah system, management, technology, the enabler factors?
Orang yang tidak tepat, pejabat lama yang tidak kompeten, langsung bisa diganti dengan pejabat baru. Tetapi bila sistem manajemennya tetap tiada berubah, dapat dipastikan tidak akan ada kejutan kinerja istimewa apapun dari pejabat baru tersebut. Lambat laun, seiring waktu, si pejabat ini juga akan digantikan lagi dengan orang yang baru. Insinyur terbaik di dunia sekalipun tidak akan berdaya bila masuk ke dalam organisasi yang lembam dan menutup diri dengan perubahan. 
Begitu pula, sistem yang lawas dan sudah tertinggal jauh, langsung bisa diganti dengan yang paling updated. Tetapi bila karyawan belum siap dan terbiasa menggunakannya akan percuma belaka. Betapa banyak kebijakan, prosedur, Undang-Undang, sistem aplikasi, rencana strategis, bahkan slogan dan iklan sosialisasi…

Mazhab Perubahan

Setelah satu tahun sudah berupaya maksimal sedemikian rupa untuk mencapai target-target yang ditetapkan di awal tahun kemarin, kini perusahaan dan organisasi menemui batas akhirnya. Seberapa baik the bottom line, profitabilitas, adalah inti dari semua target pencapaian satu tahun berjalan. Ada yang berhasil gemilang, ada yang biasa saja, ada pula yang tidak berhasil dan bahkan merugi. Belum lagi bila dibandingkan tingkat pertumbuhannya dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya, tren pencapaian grup industri sejenis, dst. Namun pimpinan yang bijak tentu akan mencermatinya dengan kaca mata yang sedikit berbeda. Look on the bright side, inilah sejatinya kepemimpinan.

Walau Profit tak sesuai harapan di tahun ini, tetapi boleh jadi Process semakin baik, semakin efektif, semakin efisien. Mungkin juga Product semakin berkualitas, semakin sedikit cacatnya, semakin sedikit komplainnya, semakin diakui dunia, semakin inovatif. Atau yang terpenting People semakin produktif, semakin kreatif, sem…