Langsung ke konten utama

Wealth Channels

Brian Tracy told in one of his books that statistically, financial wealth in the United States is achieved through four main channels. Four lines that create wealth for all levels of society. First, as well as the main, is through entrepreneurship. As many as 74% of millionaires in America comes from the entrepreneur. Starting from Andrew Carnegie, Thomas Edison, or JP Morgan in the 19th century up to Bill Gates, Larry Ellison, or Sam Walton in the 20th century. They all start from scratch, from the lowest level, to achieve financial success.

The second line of the millionaire is the top executives of the company. As many as 10% of millionaires in America are the men and women who build career for many years and finally reach the highest position in the company as CEO (Chief Executive Officer) or other top positions. They get a very good salary, variety of luxurious amenities, numbers of stock option, profit-sharing schemes, as well as an enjoyable retirement planning. And as result they enjoy financial wealth. Michael Eisner of Disney Corporation is as an example. Within a year he received compensation for 126 Million Dollars. A very large number not to be identified as a millionaire.

The third line in creating wealth is the professional experts. The accountants, architects, lawyers, medical specialists, and various other professionals. They are very highly skilled in providing the service of expertise to the public, so they get paid very well too. They even receive compensation for tens of times more than those with the average abilities. As many as 10% of millionaires in America are the best professionals in their fields.

The fourth line that makes someone a millionaire in America is the top sales. They do not have any company does not even take a higher education. But they are very good sales people for a product or service with high commission or sales incentives. As many as 5% of the millionaire are the best sales from various organizations. And the remain 1% others attain wealth not through these four channels such as by copyright, lottery winners, inheritance, or by becoming celebrities and athletes.

This description of alternative pathways to achieve wealth seems not only valid for the U.S citizens but all over the world. There are no more secrets of this and the option is left now in our hands. Beyond the group of 1% of people in the statistics above, we are free to choose the way ourselves comfortable with to create financial wealth. Either by becoming successful entrepreneurs, top executives, professional experts, or even the top sales. The choice is yours right now. Decide your choice wisely, decide it eagerly, decide it happily.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Opsi Strategi

Dalam persaingan di bidang apapun terdapat juara, the number one, yang mutlak mengungguli semua pesaingnya. Mulai dari kejuaraan sekolah, pertandingan olahraga, persaingan bisnis, pemilihan umum, perang militer, hingga indeks peringkat negara di dunia seperti Human Development Index atau Global Competitiveness Index, semuanya menggambarkan dengan jelas, bahwa memenangkan persaingan berarti meraih keberhasilan, mencapai suatu hal yang relatif penting dan bernilai sebagai tujuan. Cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan ini disebut dengan strategi, sebuah game plan, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Strategi, dengan demikian berfokus kepada tujuan penting dan bernilai yang ingin dicapai (goal-oriented), bercerita tentang masa depan dan bukan masa lalu (future-oriented), serta merupakan langkah yang akan ditempuh secara disiplin dan konsisten (action-oriented).
Prinsip-prinsip ini secara umum adalah sama penerapannya di semua aspek kehidupan. Mulai dari strategi Gerilya Pa…

Empati Prabowo

Banyak yang tanya mengapa Prabowo. Alasan saya sederhana saja. Waktu itu akhir tahun 2008. Saat itu saya masih bekerja di Arbe Styrindo, sebuah perusahaan B2B Petrokimia yang pabriknya berlokasi di Cilegon, Banten. Saya berkantor di Jakarta beserta unit G&A lainnya tepatnya di Sampoerna Strategic Square.
Tahun-tahun itu partai Gerindra banyak beriklan di TV. Tidak sekalipun saya simpatik. Saya juga dengar pimpinannya Pak Prabowo adalah aktor intelektual kerusuhan mei 98, dalang penculikan mahasiswa, pernah lari ke Yordania, dsb. Tapi dalam salah satu kunjungan saya ke pabrik kami waktu itu, pandangan saya berubah perlahan. Kepala Security pabrik kami yang cukup berumur, Pak Agus, suatu kali menceritakan tentang Komandannya, Jenderal Prabowo. Kebetulan Pak Agus adalah salah satu pensiunan prajurit TNI yang pernah mengenal, melihat, dan merasakan langsung kepemimpinan Sang Jenderal.
Pak Prabowo dalam pandangan Pak Agus adalah sosok yang berani dan peduli kepada anak buahnya. Kalo P…

Nikmat Tertinggi

Imaduddin Abdurrahim, Bang Imad, pernah menceritakan 3 tingkatan nikmat manusia yaitu nikmat hidup, nikmat kemerdekaan, dan nikmat hidayah.
Yang paling rendah adalah nikmat hidup. Bisa makan dan minum, sehat wal afiat, ganteng cantik rupawan, pasangan mesra serasi, bisnis pekerjaan sukses berhasil, tabungan melimpah, dsb itu nikmat yang paling rendah tingkatannya. Semuanya gratis. Semuanya mendapatkan. Semuanya tersedia di alam raya ini. Asal berupaya berusaha, hitungan matematisnya dipastikan mudah terwujud. Namun bila ada orang yang menodongkan pistol ke kepala kita, masuklah kita terdesak, terancam, disuruh pilih hidup atau mati, maka nikmat hidup pun kalah, turun derajatnya jauh sekali, sebatas peluru yang siap ditembakkan.
Kemudian bila kita memilih untuk hidup, namun tetap dengan ancaman di bawah todongan pistol, disuruh pilih hidup sebagai budak atau mati sebagai insan merdeka, maka kehidupan, sebagai budak di dunia ini, 24 jam dalam sehari, bisa diperintah apa saja, menolak bera…