Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Nilai Budaya

Kalau anda bertemu dengan seorang sarjana di perusahaan kita, mungkin dia adalah seorang staff atau supervisor. Kalau anda bertemu dengan seorang magister di perusahaan kita, mungkin dia adalah seorang manager, general manager, atau bahkan seorang direktur. Tapi kalau anda bertemu dengan seseorang di perusahaan kita, yang walaupun hanya tamatan SD saja, namun jujur, melayani, profesional, dan tulus, maka tak salah lagi dia adalah owner dari perusahaan kita. Demikian ujar Teddy Rachmat, sang Jack Welch nya Indonesia, di dalam berbagai kesempatan.

Orang yang mendengarkannya tentu paham. Yang dimaksud beliau adalah bahwa budaya, nilai-nilai perusahaan yang dijunjung tinggi, harus tampak pada perilaku karyawan, tak peduli apapun gelar akademiknya. Dan bagaimana semua karyawan dapat berperilaku sesuai nilai-nilai perusahaan, itu jauh lebih penting daripada sekedar berkumpul bersama, beraktifitas bersama, sibuk bersama setiap hari mencapai tujuan, namun tidak dilandaskan pada nilai-nilai yan…