Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2018

Mengelola Kinerja

Setelah banyak memfasilitasi perusahaan dan organisasi dalam membangun sistem manajemen kinerja, sampailah saya pada setidaknya 4 premis dasar keyakinan akan penunjang efektifitas terhadap penerapan hal ini.

1. Kunci/Keutamaan.

Tidak berarti semua yang bisa diukur, ada nilai angka kuantitatifnya, adalah penting untuk diperhatikan oleh perusahaan dan organisasi. Tidak berarti pula suatu angka pencapaian apapun juga, tanpa adanya pembanding-pembandingnya. Besaran capaian target atas indikator kinerja yang ada, hanya menunjukkan keluaran produksi (output/outcome) dan bukanlah dampak yang dihasilkan sebenarnya (impact/result). Contoh, katakanlah pertumbuhan ekonomi suatu negara 10% setahun. Apakah ini pertumbuhan ekonomi yang tinggi? Apakah negara ini sudah menjadi negara yang maju? Apakah rakyat negara tersebut sejahtera dengan pertumbuhan ekonomi seperti ini? Hal ini tidak bisa dijawab dengan hanya melihat satu pencapaian indikator kinerja saja. Apalagi, dalam contoh tersebut, negara y…